Puisi Galau Sendih || Penambal Luka
Penambal Luka
Oleh: Pujanggabajingan
Ketika pagi
Yang sedang bercumbu dengan mentari
Ku duduk sendiri
Tak ada yang menemani
Hanya kopi hitam
Yang menambal luka di hati
karena di tinggal kekasih
Yang tak tahu diri
Dan pada setiap tegukkan kopi ini
Tercurahkan sesal
Untuk waktu
yang mempertemukan kita di sini
Baca juga :
Posting Komentar untuk "Puisi Galau Sendih || Penambal Luka"