Puisi Pendek Tentang Rindu Yang Teramat Sangat || Biang Rindu
Biang Rindu
Oleh: Pujanggabajingan
Malam ini...
Lagi-lagi jauh dari kedamaian
Jiwa terus membuncah tanpa alasan
Hati telah menjadi penikmat sepi
Dan kamu hanyalah sebatas bayang yang tak dapat kudekapi
Malam ini...
Lagi-lagi langit tanpa gemintang
Bulan memerah darah
Sukma terus berteriak memanggil namamu
Dan kau adalah biang dari segala rindu yang terus menderaku
Akankah bulan merah itu akan merekah sempurna ?
Akankah kita saling mencurah rindu sebari menikmati gemintang ?
Akankah...?
Posting Komentar untuk "Puisi Pendek Tentang Rindu Yang Teramat Sangat || Biang Rindu"