Puisi Untuk Sang Ayah || Maafkan Aku Ayah
Maafkan Aku Ayah
Oleh: Pujanggabajingan
Pagi belum juga tersenyum pada bumi
masih terlihat sisa sisa tangisan semalam
yang seakan menyisahkan kepedihan
namun kamu mulai terbangun dari mimpimu
Langkahmu gontai, matamu lesuh.,
terpancar jelas wajahmu penuh kesulitan
kulitmu keriput termakan usia.,
namun semangatmu tak perna padam
Berjuang dari getirnya kota.,
yang seakan memakan ragamu.,
berjuang demi aku, anakmu.,.,
yang kau harap menjadi manusia berbudi
Maafkan aku ayah.,.,
aku belum bisa menggantikan kakimu yang mulai lelah.,.,
menggantikan tanganmu yang mulai lamban mengatur dagangan ditrotoar penuh cemas.,
yaa.,. cemas dari aksi penggusuran.,
Maaf aku ayah.,.
anakmu jatuh dalam pesakitan.,.,
jatuh dalam neraka pergaulan.,
Lubang hitam yang selalu kau ingatkan.,
Maafkan aku ayah.,.
Baca juga :
Posting Komentar untuk "Puisi Untuk Sang Ayah || Maafkan Aku Ayah"